LOBI, NEGOSIASI DAN PRESENTASI
A. Lobi adalah suatu upaya pendekatan yang dilakukan untuk mempengaruhi dengan tujuan kepentingan tertentu.. Pada tahap lobi, pelobi tidak memutuskan. Lobi dilakukan dengan cara baik ataupun kini dengan cara tidak baik
Fungsi Lobi:
Ø Lobi sebagai pembuka jalan bernegosiasi, kalau ada respon
Ø Mempengaruhi pengambilan keputusan
B. Negosiasi adalah sebuah proses yang terjadi antara dua pihak atau lebih, yang pada mulanya memiliki pemikiran yang berbeda hingga pada akhirnya mencapai kesepakatan bersama. Negosiasi bisa terjadi karena adanya konflik dan lobbying ada didalamnya untuk mengurangi konflik.
Fungsi Negosiasi:
Ø Mencapai kesepakatan bersama
Ø Mengubah pendapat orang lain
Ø Meyakinkan pihak lain
Ø Terkait 4 kuadran negosiasi
Karakteristik Negosiasi :
1. Senantiasa melibatkan orang lain, baik sebagai individu maupun perwakilan institusi (sendiri atau dalam kelompok)
2. Memiliki ancaman terjadinya atau di dalamnya mengandung konflik yang terjadi mulai dari awal sampai terjadi kesepakatan dalam akhir negosiasi
3. menggunakan cara-cara pertukaran sesuatu baik berupa tawar menawar (bergain) maupun tukar menukar (barter)
4. Hampir selalu berbentuk tatap muka- yang menggunakan bahsa lisan,gerak tubuh maupun ekspresi wajah (body language)
5. Biasanya menyangkut hal-hal di maasa depan atau sesuatu yang belum terjadi dan kita inginkan terjadi.
6. Ujung dari negosiasi adalah adanya kesepakatan yang diambil oleh kedua belah pihak, meskipun kesepakatan tersebut misalnya kedua belah pihak “sepakat untuk tidak sepakat”
Negotiaton TRIANGLE
Ø Heart : Karakter atau apa yang di dalam hati kita yang menjadi dasar dalam melakukan negosiasi
Ø Head : metode atau teknik-teknik yang kita gunakan dalam melakukan negosiasi
Ø Hands : Kebiasaan-kebiasaan dan perilaku kita dalam melakukan negosiasi yang semakin menunjukan jam terbang kita menuju keunggulan atau kehalian dalam bernegosiasi
Prinsip-prinsip Negosiasi (TORI)
Ø T : Trust (percaya)
Ø O : Opennes (terbuka)
Ø R : Responsible (saling bertanggung jawab)
Ø I : interdependency : saling ketergantungan antara satu dengan yang lain
STRUKTUR NEGOSIASI (UMUM)
* Negosiator
- Penutur
- Mitra tutur
* Pembuka
- Penggiringan topik/basa-basi
* Isi
- inti pembicaraan
* Penutup
- Pengambilan keputusan
- Penyelesaian
Kuadran Negosiasi
Tipe
|
Pihak 1
|
Pihak 2
|
Hasil
|
Kolaborasi
|
Menang
|
Menang
|
Win Win
|
Dominasi
|
Menang
|
Kalah
|
Win Lose
|
Akomodasi
|
Kalah
|
Menang
|
Lose Win
|
Kompromi
|
Kalah
|
Kalah
|
Lose Lose
|
Hambatan-hambatan dalam pengambilan keputusan
- pertama : menilai terlampau dini dan puas dengan solusi pertama.
- selalu didasarkan pada pikirian menang atau kalah (terurama kita sebagai pemenang dan mereka sebagai pecundang)
- selalu berpikir bahwa masalah yang akan diselesaikan adalah masalah lawan dan bukan masalah bersama
- selalu menggunakan srandar negosiasi dengan menunjukkan kekuasaaan/kekuatan dalam menyakinkan lawan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar